WAYKANAN, Media Harian Fajar.Com - -
pencemaran aliran sungai di Way Kanan sudah bukan rahasia umum lagi pasalnya berbagai penyebab aliran sungai di Waykanan tercemar dan tidak dapat digunakan lagi oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari mereka.
Seperti yang terjadi pada aliran sungai Way giham hari ini,Sabtu (14/10/2024) menurut keterangan masyarakat di tepian sungai Way giham sudah sering sungai mereka berubah warna menjadi hitam pada pagi hari namun dua Minggu terakhir setiap hari sungai yang mereka gunakan untuk keperluan mandi mencuci bahkan minum dan juga memasak kini setiap hari terutama pada pagi hari air sungai tersebut berubah menghitam.
Atas hal ini masyarakat tidak berani lagi mengkonsumsi air way giham guna keperluan Mereka bahkan untuk mencuci pun mereka takut, takut akan dampak yang akan mereka alami walaupun secara tidak langsung, keluhan lain pada musim kemarau seperti ini masyarakat hampir menggunakan air way giham untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
beberapa warga juga membenarkan bahwa penyebab menghitam nya air sungai di akibatkan limbah industri pabrik sawit yang ada di hulu sungai , yang secara sengaja membuang limbah industri mereka ke sungai yang notabene nya adalah sungai masyarakat guna keperluan sehari-hari.
Atas kejadian ini masyakarat sepakat untuk turun bersama-sama dan akan menuntut pihak perusahaan yang sudah melakukan pencemaran terhadap air sungai di wilayah mereka.
"Kami akan turun langsung untuk menurut pihak perusahaan jika Meraka tidak bisa membuang limbah mereka sembarangan apalagi ke sungai yang memang kami gunakan setiap hari, karna minum pun kami pakai air sungai ini" jelas mereka pada saat di mintai keterangan di sungai Way giham tadi pagi.
kepada dinas terkait agar dapat mengontrol dan memberikan sanksi kepada pihak perusaan jika kedapatan bahwa Meraka melakukan pencemaran lingkungan di wilayah perusahaan yang sudah jelas diatur dalam kesepakatan dan UU setiap perusahaan yang bergerak di bidangnya tidak boleh melakukan dampak pencemaran lingkungan.(Ansori tim)

