Sistem Informasi Absensi Terintegrasi, Langkah Nyata Optimalisasi Kinerja Aparatur Desa Kabupaten Batang

News Feed

Iklan Halaman Depan

Berita Terbaru

Sistem Informasi Absensi Terintegrasi, Langkah Nyata Optimalisasi Kinerja Aparatur Desa Kabupaten Batang

Rabu, 02 Agustus 2023, Agustus 02, 2023

 


Batang, harianfajarnews.com

Ramainya perbincangan publik terkait penggunaan peralatan absensi elektronik atau yang biasa dinamakan Fingerprint di kantor pemerintah desa saat ini menjadi pembahasan khalayak ramai.

Menurut Rusmanto selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadispermades) Kabupaten Batang menjelaskan bahwa,

" Pengadaan dan penggunaan sistem Absensi Elektronik tersebut bukan tanpa alasan, akan tetapi bertujuan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan menjaga profesionalisme para perangkat desa untuk lebih disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai abdi masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam peningkatan pengawasan terhadap perangkat desa dan kepala desa.Kami berharap agar masyarakat bisa memahami terkait penggunaan sistem tersebut, sehingga tidak menjadi polemik dan perbincangan publik yang kurang tepat ", jelas Rusmanto saat ditemui awak media harianfajarnews.com di kantornya,Rabu (2/8/23).

Sementara itu Perwakilan dari Paguyuban Kepala Desa atau yang lebih dikenal Paguyuban Sang Pamomong Kabupaten Batang , Tumari dan juga sebagai Kades  Kembanglangit Kecamatan Blado melalui sambungan telepon seluler menyatakan bahwa ,penggunaan sistem tersebut sudah sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditentukan oleh dinas terkait.

" Pengadaan dan penggunaan sistem Absensi Elektronik tersebut sesuai dengan instruksi dari dinas terkait ,juklak dan juknisnya jelas, sehingga kami selaku kepala desa yang ada kebupaten batang menyetujui penggunaan sistem tersebut", terangnya.

Tumari juga menambahkan,"Anggaran untuk sistem tersebut memang kurang lebih 10 juta, namun sangat disayangkan jika masyarakat  terlalu dini menyimpulkan bahwa dengan anggaran sebesar itu  hanya mendapatkan alat Fingerprint saja. Saya tegaskan anggaran 10 juta itu bukan cuma pembelian dan pengadaan barang ,namun disitu ada beberapa paket diantaranya dari pelatihan, pengoperasian aplikasi, software dan hardware,perawatan atau maintenance peralatan, jaringan server dan lain sebagainya. Jadi tujuan dengan adanya penggunaan Fingerprint jelas untuk sistem pemantauan kinerja perangkat desa agar meningkatkan pelayanan masyarakat",tegas Tumari.

Sebagai tambahan informasi program pengadaan sistem absensi elektronik selain untuk meningkatkan kedisiplinan perangkat desa program juga untuk mengoptimalkan monitoring kinerja aparatur desa melalui sistem absensi terintegrasi. Sistem absensi terintegrasi dengan Aplikasi Absensi berbasis mobile apps android, web dashboard monitoring dan hardware absensi, kemudian setelah dilakukan pelatihan nantinya kinerja perangkat desa baik didalam kantor maupun dilapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat termonitor.





(FNS)

TerPopuler